Selasa, 13 Oktober 2009

Pelajar Indonesia di Jepang Ikut Tolak Miyabi


Tokyo Penolakan Miyabi tidak hanya terjadi di dalam negeri. Pelajar Indonesia yang berada di negeri asal Miyabi, Jepang pun ikut menolak kedatangan pemilik nama asli Maria Ozawa itu ke Tanah Air.

 
Seperti surat pernyataan yang diterima detikhot, Rabu (14/10/2009), Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang secara tegas menyatakan penolakan terhadap kedatangan Miyabi ke Indonesia. Mereka pun minta supaya pihak Maxima untuk menghentikan upayanya menampilkan bintang film porno itu di film 'Menculik Miyabi'.

 
Menurut mereka, Indonesia sangat membutuhkan transfer dan alih teknologi dari Jepang. Namun, bukan transfer dan alih budaya hidup yang merusak masyarakat, seperti sosok Miyabi.

 
Para pelajar itu juga mengungkapkan aktor dan aktris film porno, seperti Miyabi memiliki peran besar dalam merusak generasi muda Jepang saat ini. Para pelaku industri pornografi Jepang juga dinilai memicu remaja Jepang untuk melakukan seks bebas.

 
PPI juga menekankan kalau pendapatan dari film 'Menculik Miyabi' tidak akan sebanding dengan rusaknya moral anak bangsa. Menampilkan Miyabi di film Indonesia bukan solusi yang tepat untuk menaikan sineas Indonesia di kancah internasional.(detik.com)

 
Share

Terkait:

Jessica Iskandar Nazar Nikahi Tukang Ketoprak


Jessica Iskandar mengaku bila filmnya meraih sukses dan penontonnya mencapai 2 juta orang, artis cantik ini akan bernazar untuk keramas menggunakan saus cabai. Ternyata, Jessica juga memiliki nazar lain.

 
Tetapi, nazar yang satu ini bukan terjadi dalam kehidupan nyata Jessica Iskandar. Nazar untuk menikahi tukang ketoprak itu hanya terjadi dalam film terbaru Jessica yang berjudul 'Nazar'. Dalam film tersebut, diceritakan Jessica membeli sebuah minuman botol yang ditutupnya itu terdapat undian.

 
Hadiahnya bermacam-macam, salah satunya adalah mobil. Jessica langsung bernazar bila dirinya mendapatkan mobil, maka dia akan menikahi orang yang dianggapnya tidak penting. dan kebetulan orang yang dianggapnya tidak penting itu adalah tukang ketoprak.

 
Ternyata, Jessica yang berperan sebagai Cindy dalam film tersebut mendapatkan mobil. Maka dia harus memenuhi janjinya. Tetapi, dia tak mau memenuhi janjinya tersebut. Alhasil, Cindy selalu ketiban sial.

 
'Ceritanya seru banget. Pokoknya di film ini aku selalu sial deh," kata Jessica saat ditemui di FX Plaza, Jakarta SElatan, Selasa 13 Oktober 2009.

 
Jessica sangat antusias dengan filmnya tersebut. Selain Jessica film ini didukung oleh Ben Joshua dan Itonk 'ClubEighties' yang berperan sebagai tukang ketoprak. Jessica berharap film yang dibintanginya tersebut sukses dipasaran.

 
• VIVAnews

 
Share

Terkait

FPI Yakin Miyabi Batal ke Indonesia


Front Pembela Islam yakin Miyabi batal datang ke Indonesia. Para laskar FPI terus bergerilya menolak hadirnya bintang porno asal Jepang itu.

 
“Sejauh informasi terus kami kumpulkan, Miyabi batal datang. Produser film sudah bilang takut dengan ancaman kami,” kata salah satu pejabat FPI, yang didaulat menjadi koordinator aksi menentang Miyabi, Habib Salim Alatas, kepada VIVAnews, Selasa, 13 Oktober 2009.

 
FPI menentang keras kedatangan Miyabi ke Indonesia. Mereka menuntut Maxima Picture membatalkan kedatangan bintang porno asal Jepang itu ke Indonesia.

 
Tuntutan itu disampaikan melalui aksi demo yang diikuti sekitar 200 laskar FPI di kantor Maxima Picture, Kompleks Hotel Ibis, Mangga Dua, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.30 pada Jumat, 9 Oktober lalu. Maxima Picture merupakan rumah produksi yang berencana mendatangkan Miyabi ke Indonesia.

 
Jika tuntutan tak dipenuhi, FPI mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar untuk melakukan penentangan. “Kami pastikan, kalau Miyabi datang, kami akan buat aksi yang lebih, jauh lebih besar dan keras,” ujarnya.

 
FPI menentang rencana pembuatan film ‘Menculik Miyabi’. Mereka menolak bintang film porno asal Jepang itu membintangi film anak bangsa dan berkeliaran di Indonesia. “Kami akan menolak dengan tegas dan keras, jangan main-main dengan tuntutan kami,” ujarnya.

 
Film ‘Menculik Miyabi’ bercerita tentang tiga mahasiswa yang terobsesi dengan Miyabi. Ketiga mahasiswa itu kemudian berniat menculik bintang porno asal Jepang tersebut, ketika mereka tahu artis tersebut tengah berada di Jakarta.

 
Miyabi dijadwalkan datang ke Indonesia besok, 14 Oktober 2009. Syuting film ‘Menculik Miyabi’ sedianya dilaksanakan di Indonesia dan di kampung halaman Miyabi di Jepang. Rencananya film ini akan ditayangkan pada 31 Desember mendatang.

 
• VIVAnews

Terkait

Batal ke Indonesia, Film Miyabi Laris Manis


Kontroversi Kedatangan Miyabi, Batal ke Indonesia, Film Miyabi Laris Manis. Sebelumnya saya jual Rp10-20 ribu, sekarang saya naikan Rp40-50 ribu.


Miyabi direncanakan akan datang ke Indonesia pada 14 Oktober besok. Namun, kedatangan artis pemilik nama Maria Ozawa itu dibatalkan oleh rumah produksi yang akan menjadikan Miyabi sebagai bintang dalam film yang sedang diproduksinya.

“Miyabi nggak jadi datang. Karena situasinya nggak mungkin jadi kedatangan Miyabi kita atur ulang lagi jadwalnya. Saya takut dengan demo-demo yang ramai sekarang ini,” kata Ody Mulya Hidayat, Produser Maxima Picture saat dihubungi VIVAnews, Selasa 13 Oktober 2009.



Ody mengaku saat ini pihaknya sedang mencari solusi baru agar Miyabi tetap bisa mendukung film ‘Menculik Miyabi’ yang akan diproduksi oleh Maxima Picture.

“Kontroversinya sangat kuat dan kita tak mau kalau dipaksakan malah akan mengganggu jadi kita akan santai dulu sambil memikirkan rencana selanjutnya,” tambahnya.

Meski batal ke Indonesia, sejumlah pedagang film di Glodok, Jakarta kebanjiran pembeli. Bahkan tidak tanggung-tanggung mereka menaikan harga Rp 40-50 ribu per kepingnya.

Salah seorang pedagang mengaku mendapat keuntungan lebih dengan adanya rencana Miyabi datang ke Indonesia. “Sebelumnya saya jual Rp10-20 ribu, sekarang saya naikan Rp40-50 ribu, tergantung durasinya dan itu tetap ada yang mencari,” kata seorang pedagang saat ditemui VIVAnews.

Selain itu walaupun batal, ke Indonesia bukan berarti Miyabi tak jadi mendukung film yang akan disutradarai oleh Rako Prijanto tersebut. Ody tetap akan menggunakan Miyabi di film tersebut. “Film akan tetap menggunakan Miyabi. Itu tidak berubah,” ucapnya.

Skenario film ‘Menculik Miyabi’ pada awalnya akan ditulis oleh Raditya Dika. Tetapi, di tengah jalan, penulis skenarionya diganti dengan Raditya Mangunsong.
Tak hanya itu, Raditya Dika yang seharusnya menjadi pemeran utama dalam film tersebut mengundurkan diri karena dia tak mau satu film dengan artis porno asal Jepang tersebut.
Rencananya film ‘Menculik Miyabi akan dirilis pada 31 Desember mendatang. Ody mengaku dengan banyaknya pro dan kontra soal kedatangan Miyabi sedikit mengganggu produksi film tersebut.
“Pastinya ya mengganggu. Produksi jadi terlambat. Tetapi, mau diapakan lagi,” pungkasnya pasrah.

• VIVAnews

Bookmark and Share




Terkait:

Hii.. Wanita “Vampire” Nyaris Tewaskan Warga Aceh


Hii… seekor kucing hitam yang berubah menjadi sosok perempuan berusaha menghisap darah.

Fahrurazi (20 tahun) warga Geunting Timur, Kecamatan Pidi, Daerah Istimewa Aceh, nyaris tak terselamatkan. Percaya atau tidak, minggu, 11 Oktober 2009 dini hari kemarin, seekor kucing hitam yang berubah menjadi sosok perempuan berusaha menghisap darah dari lehernya.

Peristiwa berawal saat Fahrurazi baru pulang dari nonton pertandingan sepak bola di warung kopi, Setibanya di rumah, dia langsung masuk dan didapati seekor kucing hitam tertidur di bawah ranjangnya.

Selang beberapa menit, kucing hitam itu berubah menjadi sesosok wanita hitam, berambut panjang, pakaian serba hitam keluar dari ranjangnya, dan langsung melompat kearahnya dan berupaya menggigit lehernya.

“Dia langsung melompat, menindih badan dan mencoba menggigit leher saya. Saya berontak dan berhasil melepaskan diri dari cengkramannya. Wanita itu pun terpelanting dan langsung melarikan diri,” tuturnya.

Saat Fahrurazi mencoba mengejarnya, kucing itu pun berubah menjadi kucing hitam, dan menghilang di dalam semak-semak.

Fahrurazi pun melaporkan hal ini ke kepala desa, dan diminta juga melaporkan kejadian aneh itu ke kantor polisi. Polisi pun menelusuri dan tidak ditemukan keanehan apapun.

“Kalau orang tua bilang kejadian di Aceh ini, disebut ‘Hantu Kojek’ dan itu biasanya memang perempuan,” ujar Fahrurazi. Menurut dia, zaman dulu cerita demikian diyakini mereka sebagai penganut ilmu hitam.

• VIVAnews

 
Powered by Blogger