Rabu, 21 Oktober 2009

Wah....... Syuting di Bali, Julia Roberts Bawa Kostum Satu Truk


Julia Roberts sudah syuting di Bali sejak 15 Oktober hingga 11 November 2009 mendatang. Tim produksi film hollywood menyiapkan truk untuk mengangkut kostum bintang 'Pretty Women' itu.

Pantauan detikhot di lokasi syuting, di Ubud, Bali, tampak beberapa truk terlihat mengangkut kostum. Namun ada satu truk berukuran sedang berisikan banyak pakaian yang terparkir cukup dekat dengan lokasi syuting.

Di dalam truk itu terlihat beberapa kostum tergantung rapi. Kostum-kostum tersebut pun dibungkus dengan plastik tranparan.

Di depan truk, tampak kru asing tengah mengutak-utik salah satu kostum dengan mesin jahit. Selain mesin jahit, truk tersebut juga dilengkapi dengan mesin cuci, pengering, dan meja seterika.(detik.com)

Hmm..... Kostum Film Julia Roberts Direndam Pakai Teh


Penggarapan 'Eat, Pray, Love', film yang dibintangi Julia Roberts sangat detail. Uniknya beberapa kostum Julia dicuci terlebih dulu dengan air teh. Untuk apa?

"Dicuci pakai teh, biar kelihatan natural sama sedikit coklat, soalnya beberapa bajunya baru," ujar salah satu kru film saat ditemui tim detikhot di Campuan, Ubud, Bali, Minggu (18/10/2009).

Ia juga mengungkapkan ada sekitar puluhan kru lokal dan kru asing yang bertugas mempersiapkan kostum-kostum untuk mengurusi kostum. Khusus untuk Julia, kru asing yang lebih memegang peranan.

"Pokoknya repot deh ngurusin semuanya, figuran juga mesti diperhatiin banget," jelasnya.(detik.com)

Wah... Kru Film Julia Roberts 'Dikontrak' Tutup Mulut?


Proses syuting film 'Eat, Pray, Love' yang mengambil lokasi di sejumlah tempat di Bali sangat tertutup. Jangankan untuk mengambil gambar atau mewawancarai Julia Roberts, bisa mencapai lokasi syuting saja merupakan sebuah hal yang langka.

Saat proses syuting dilakukan di sebuah areal persawahan di desa Bentuyung, Ubud, Bali, 500 meter dari lokasi sudah dilakukan penutupan jalan. Sekitar 45 personel gabungan Polantas, Samapta dan puluhan pecalang dikerahkan untuk menjaga lokasi. Selain kru dan pihak yang berkepentingan, tak mungkin bagi orang lain untuk masuk.

Semua pihak yang terlibat produksi film 'Eat, Pray, Love' (EPL) juga sangat menutup rapat-rapat mulutnya. Mulai dari kru, artis lokal, petugas catering, bahkan supir yang bekerja untuk tim produksi film pun kompak bungkam jika dimintai keterangan mengenai film tersebut.

"Aduh maaf saya bisa ngomong apa-apa," ujar Aryani Kriegenburg saat bincang-bincang dengan detikhot lewat telepon beberapa waktu lalu.

Aryani Kriegenburg disebut-sebut sebagai aktris Indonesia yang akan tampil di film itu. Sebelumnya Aryani sukses meraih piala Citra lewat aktingnya di film garapan Garin Nugroho 'Under The Tree'.

Sementara, hal yang cukup menggelikan juga terjadi ketika mencoba menggali informasi dari petugas catering. "Bukan, saya bukan catering," ujar salah seorang petugas yang di seragamnya tertulis sebuah nama perusahaan catering.

Begitu pula saat kami secara tidak sengaja bertemu dengan supir tim produksi film 'EPL' di sebuah mini market. Saat melihat Id card sopir tersebut, kami pun menghampirinya. "Aduh, saya lupa masukin ID. Maaf mas saya nggak tahu apa-apa saya cuma supir," ucapnya sambil bergegas pergi.

Hal berbeda ditunjukan oleh pihak kepolisian, Bupati, tokoh masyarakat, dinas pariwisata. Walau tidak terlibat secara langsung dengan produksi film 'EPL' namun mereka sangat kooperatif memberikan informasi seputar perizinan dan hal-hal lain yang menyangkut kegiatan tim produksi film yang diproduseri oleh Brad Pitt tersebut.(detik.com)

Heboh.. Tulisan Quran di Kulit Bayi


Anehnya, tulisan Al Quran itu begitu detail dan lengkap.

Tulisan Al Quran yang muncul di kulit seorang bayi di Rusia diragukan keasliannya. Situs Belief.net percaya itu bukan keajaiban Al Quran tapi ulah orang tua bayi untuk menarik perhatian dunia.

Seperti diberitakan, seorang bayi di Dagestan, Rusia, membuat tim dokter yang menanganinya kebingungan. Ali Yakubov, bayi berusia sembilan bulan itu memiliki keanehan pada sekujur kulitnya. Keanehan itu berupa tulisan Arab seperti ayat suci Al Qur’an berwarna merah di permukaan kulit.

Pada satu lengan bayi tertulis “Allah maha pencipta.”

“Pertama, terjadi kemerahan di kulitnya. Setelah itu kami melihat muncul kata Allah,” kata ibu Ali, Madina Yakubova menjelaskan prosesnya.

Tulisan itu muncul setiap hari Senin dan Jumat. Lalu tulisan itu menghilang.

Ketika tulisan itu akan muncul kembali, Ali tidak bisa tidur. Suhu badannya tinggi dan obat-obatan tak bisa menurunkan panas tubuh itu.

Yang meragukan Belief.net, tulisan ayat Al Quran itu begitu detail dan lengkap. Diduga, tulisan itu bukan muncul sendiri tapi karena dibuat sendiri oleh orang tuanya. Bila itu yang dilakukan itu berarti terjadi penyiksaan.

• VIVAnews

Ulama: Al Qur’an di Kulit Bayi Itu Peringatan


Ali adalah bayi sembilan bulan yang memiliki tulisan Al Qur’an di permukaan tubuhnya.

Tokoh agama di Dagestan, Rusia, memberikan peringatan atas terjadinya fenomena aneh yang menimpa Ali Yakubov. Ali adalah bayi sembilan bulan yang memiliki tulisan Al Qur’an di permukaan tubuhnya.

“Ini adalah pertanda sebelum akhir zaman tiba,” kata tokoh agama setempat, Imam Abdullah, seperti ditulis Dailymail, Rabu, 21 Oktober 2009.

Menurut Abdullah, kejadian aneh itu adalah pesan khusus yang disampaikan kepada manusia. Abdullah menilai, pesan itu diduga sengaja disampaikan melalui tubuh Ali Yakubov.

Abdullah melanjutkan, salah satu pesan bahasa Arab yang dipercaya ayat Al Qur’an itu bertuliskan, “Jangan sembunyikan pesan ini dari umat manusia.”

Fenomena ini menyedot perhatian media di Rusia. Bahkan, Ali Yakubov menjadi ‘idola’ di kampungnya.

Seperti diketahui, ibu kandung Ali, Madina, mengaku tulisan itu berubah dan muncul setiap dua kali dalam satu minggu. “Dalam suasana normal, tanda-tanda dan tulisan itu akan muncul dua kali seminggu. Biasanya pada Senin dan di malam hari antara Kamis dan Jumat,” kata ibu kandung Ali, Madina, seperti dilansir laman Newkerala.com, Rabu, 21 Oktober 2009.

Menurut dia, setiap kali keanehan itu akan muncul, si jabang bayi yang masih berusia sembilan bulan itu mengerang kesakitan. Suhu badan Ali drastis naik, bahkan dia selalu menangis kesakitan.

“Ali selalu merasa kondisi badannya sakit ketika itu terjadi. Dia menangis, dan suhu badannya panas. Bahkan saya kesulitan ketika dia sedang kesakitan,” ujar dia.

• VIVAnews

 
Powered by Blogger